Instika Guluk-Guluk, 01 Maret 2016. Salah satu indikator perkembangan mutu perguruan tinggi adalah banyaknya jumlah dosen yang bergelar Doktor (Dr). Oleh sebab itu, setiap perguruan tinggi senantiasa didorong untuk memotivasi dan memfasilitasi setiap dosennya agar bisa bisa melanjutkan studi ke jenjang doktoral. Dengan demikian, maka perkembangan kajian keilmuan di perguruan tinggi tersebut akan berkembang dengan pesat.
Atas dasar itulah, Rektor Instika Drs. KH. Abbadi Ishomuddin, MA., dalam berbagai kesempatan selalu mengingatkan pentingnya pengembangan keilmuan bagi setiap dosen yang mengabdikan dirinya di Instika, salah satunya dengan menempuh program doktoral. Meski Instika belum termasuk sebagai perguruan tinggi dengan dana melimpah, namun hal tersebut tidak menyurutkan niatnya untuk menfasilitasi setiap dosen yang berkeinginan untuk melanjutkan studi ke jenjang doktor.
Pada awal tahun 2016 ini, Instika kembali memiliki satu dosen bergelar doktor. Dia adalah Moh. Asy’ari Muthar, Dosen Tetap Fakultas Ushuluddin Instika. Asy’ari, demikian ia akrab disapa menjadi Doktor kelima di Internal Instika. Kesuksesannya meraih gelar doktor merupakan satu hal yang sangat luar biasa, karena di tahun 2016 ini Instika menargetkan tambahan empat dosen bergelar Doktor.
Moh. Asy’ari melaksanakan ujian terbuka pada Selasa, 01 Maret 2016 pukul 15.00 WIB. di Auditorium Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta. Melalui disertasi berjudul “Masyarakat dan Negara Menurut al-Farabi; Relevansi dengan Pemikiran Politik Modern” telah mengantarkannya meraih gelar doktor bidang Pemikiran Politik Islam. Keberhasilan tersebut tentu akan semakin mewarnai kajian dan pengembangan keilmuan di Instika.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Rektor I, Dr. Ach. Maimun, M.Ag., mengungkapkan kebahagiaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya. Menurutnya, Dosen merupakan ujung tombak kualitas pendidikan tinggi. Oleh sebab itu, kesuksesan Moh. Asy’ari dalam meraih gelar Doktor harus menjadi motivasi bagi setiap dosen di Instika untuk meningkatkan kualifikasi akademiknya, utamanya bagi dosen yang telah memasuki masa penulisan Disertasi, agar segera diselesaikan sehingga target penambahan empat Doktor di Instika dapat terpenuhi pada tahun 2016 ini.
Perlu diketahui bahwa di tahun 2016 ini, sebanyak lima belas dosen Instika telah melanjutkan studi program Doktor di berbagai perguruan tinggi, baik beasiswa maupun dengan biaya mandiri. Empat orang diantaranya telah memasuki masa penulisan Disertasi. “Saya berharap mereka selalu semangat untuk menyelesaikan Disertasinya, dan kami akan menfasilitasi apa yang mereka butuhkan” ungkap Ach. Maimun dengan penuh semangat. (Adm)