Kalianget - Instika - Pada tahun 2016 ini, panitia memutuskan untuk mengirimkan peserta KKN ke empat kecamatan, yaitu Kalianget, Saronggi, dan Pasongsongan, yang terletak di Kabupaten Sumenep, serta satu kecamatan Pasean, Pamekasan. Penugasan mahasiswa peserta KKN Instika tahun 2016 di kecamatan Kalianget, Sumenep, dan Pasean, Pamekasan, merupakan yang pertama kali dalam sejarah penugasan peserta KKN Instika ke dua wilayah tersebut.
Penugasan peserta KKN di Kalianget, dimulai dan diberangkatkan dari Instika ke Kalianget pada tanggal 28 Juli 2016 satu bulan yang lalu. Kemarin (31/08/2016) panitia KKN 2016 melakukan penarikan kembali dari kecamatan Kalianget. “Kami selaku panitia bersyukur dan mengucapkan banyak terimakasih karena sejak pemasrahan hingga penarikan peserta KKN, kami mendapat sambutan yang hangat dari aparat pemerintah setempat dan masyarakat,” ujar Moh. Afifi, M.Hum. dalam sambutan di acara penarikan di Aula Mini Kantor Kecamatan Kalianget.
Sementara itu, Camat Kecamatan Kalianget, H. Moh. Bahri, S.Sos, M.SI, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemerintah setempat serta jajaran kepala desa dan masyarakat Kalianget pada umumnya sangat senang dengan kehadiran peserta KKN dari Instika. “Saya Menyampaikan banyak terimakasih kepada Instika yang telah menunjuk Kalianget untuk dijadikan tempat pengabdian mahasiswanya sehingga menjadi partner di masing-masing desa dalam melaksanakan tugas-tugas desa.”
Camat Kalianget yang pernah menjabat camat di Kecamatan Ganding, Sumenep, itu juga menuturkan bahwa selama mahasiswa Instika melaksanakan tugas KKN di Kalianget tidak ada satu pun laporan jelek dari desa-desa yang dijadikan lokasi KKN ke kecamatan bahwa telah terjadi pelanggaran moral yang dilakukan peserta KKN. “Laporan jelek dari desa ke kecamatan tidak ada,” tegas Bapak Camat yang pernah menempuh Pendidikan Kepemimpinan di salah satu perguruan tinggi di Jakarta.
“Atas nama seluruh kepala desa di Kalianget dan masyarakat Kalianget pada umumnya kami mohon maaf sebesar-besarnya apabila mahasiswa selama melaksanakan KKN di tempat ini menemukan atau mendapatkan kekurangan, baik dari segi penyambutan, penyediaan tempat dan lain sebagainya. Dan sekali lagi saya mengucapkan terimakasih atas pengabdiannya di Kalianget,” tutur Bapak Camat memungkasi sambutannya.
Di waktu bincang-bincang santai usai acara penarikan, camat Kalianget yang sebentar lagi akan pensiun itu menyampaikan bahwa Kalianget bersedia untuk dijadikan tempat pengabdian mahasiswa Instika lagi, seandainya Instika masih ingin mengutus mahasiswanya untuk ditugaskan di Kalianget tahun depan. (Masykur Arif/LP2D)