PROPOSAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DOSEN INSTIKA DIPRESENTASIKAN DI BATAM

 

Batam - Instika - Dalam rangka mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, Instika, selain melaksanakan pendidikan juga sepanjang tahun melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Proses penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Instika berada di bawah naungan LP2M (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat).

Lembaga tersebut memiliki tugas mengkordinir dosen dan mahasiswa Instika untuk melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dosen dan mahasiswa Instika yang melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat harus mendapat rekomendasi dari LP2M.

Hasil dari penelitian dan pengabdian kepada masyarakat selanjutnya dilaporkan ke LP2M dalam bentuk laporan tertulis. “Sejak dahulu sudah banyak hasil laporan tertulis penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dosen dan mahasiswa Instika yang didokumentasikan LP2M,” kata Abd. Warits, M.Pd.I, selaku sekretaris LP2M.

Pada tahun 2016 ini, Direktorat Pendidikan Tinggi Islam (Diktis) memberikan alokasi kepada dosen PTKIS supaya mengirimkan proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk diikutkan dalam proses seleksi calon penerima bantuan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tahun 2016. Proposal yang lolos seleksi akan diundang untuk dipresentasikan di hadapan tim penguji.

Instika tidak kesulitan untuk memenuhi undangan tersebut karena Instika di bawah naungan LP2M sudah terbiasa melakukan penelitain dan pengabdian kepada masyarakat. Terbukti sudah ada beberapa proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang lolos seleksi, salah satunya adalah proposal pengabdian kepada masyarakat yang berjudul  “Pembinaan dan Pendampingan Waria di Kabupaten Sumenep Provinsi Jawa Timur”

Proposal pengabdian yang lolos tersebut bersifat kolektif atau digarap oleh tim yang diketuai oleh Dr. H. Arif Hasan, M.Pd., dan anggotanya: Drs. H. Masyhuri, M.Pd.I, dan Ach. Khatib, M.Pd.I.

Pada Rabu-Jumat (24-26 Agustus 2016) yang lalu, proposal tersebut dipresentasikan di depan tim penguji yang bertempat di Hotel Nagoya Plasa Batam, Kepulauan Riau. Meski ditulis oleh tim yang diundang hanya satu orang sebagai perwakilan kelompok guna mempresentasikannya di hadapan penguji. Yang hadir ke Batam untuk menghadiri undangan presentasi proposal yang lolos seleksi tersebut adalah Ach. Khatib, M.Pd.I,  

Ach. Khatib, yang juga Kajur PAI Fakultas Tarbiyah Instika, ketika didatangi ke kantornya di sela-sela kesibukannya mengatakan bahwa di Batam ia tidak hanya mempresentasikan proposal pengabdiannya tetapi juga diberi pelatihan dan pembekalan cara meningkatkan kemampuan dosen  dalam melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

“Acaranya sangat menarik untuk para dosen guna meningkatkan kemampuannya dalam melakukan penelitian, pengabdian, dan pendampingan kepada masyarakat. Apa yang saya peroleh pada acara di Batam itu, sewaktu-waktu akan saya sampaikan kepada para dosen yang lain,” tuturnya santai. (Masykur Arif/LP2D)

Sumber Foto: Dokumen Ach. Khatib, M.Pd.I

Keterangan Foto: Sedang santai di tempat acara