Guluk-Guluk - Instika - Instika membangun gedung perpustakaan baru di sebelah timurnya Aula Asysyarqawi Instika. Pembangunan gedung perpustakaan Instika ini, kata Rektor Instika Drs. KH. Abbadi Ishomuddin, M.A., terlaksana atas bantuan dari SKK Migas (Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi).
Pada, Senin (23/01/2017) siang yang lalu, Instika mengadakan “Peresmian Dimulainya Pembangunan Gedung Perpustakaan Instika dan Peletakan Batu Pertama oleh Deputi Pengendalian Dukungan Bisnis SKK Migas”. Acara dihadiri Pengasuh Annuqayah KH. Ahmad Basyir AS, Kepala SKK Migas Perwakilan Wilayah, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara (SKK Migas Perwakilan Jabanusa) Ali Masyhar beserta rombongan, Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi, Rektor, Wakil Rektor, dosen, dan perwakilan mahasiswa Instika.
Rektor Instika mengatakan bahwa pengerjaan perpustakaan Instika sudah dimulai sekitar akhir tahun 2016. Dimulai dari penggalian fondasi dengan mendatangkan alat berat karena letaknya di gunung, mendatangkan material pembangunan, seperti pasir, semen, besi, batu bata, dan lain-lain, hingga saat ini akan dimulai peletakan batu bata pertama untuk pembangunan gedung yang akan dilakukan oleh SKK Migas bersama pengasuh Annuqayah dan Instika.
“Perpustakaan yang kami bangun ini sesuai dengan standar nasional atau peraturan pemerintah. Gedung dan pengadaan bukunya kami sesuaikan dengan jurusan dan permata kuliah yang ada di Instika. Sehingga, perpustakaan yang kami bangun ini, ketika sudah selesai, layak untuk mendapatkan nilai akreditasi yang sangat memuaskan,” terang K. Abbadi.
K. Abbadi sangat mengharap pembangunan gedung perpustakaan ini selesai pada tahun 2017 ini, sehingga bisa segera dimanfaatkan oleh seluruh civitas akademika Instika. Oleh karena itu, dukungan dari SKK Migas sangat diharapkan agar mempercepat terlaksananya pembangunan gedung perpustakaan ini.
K. Basyir dalam sambutannya menceritakan sejarah perjuangan masyaikh Annuqayah dalam membangun pesantren dan perguruan tinggi. Unsur pengabdian, keikhlasan, dan mengaharap Rida Allah adalah hal utama dalam membangun perguruan tinggi yang sekarang bernama Instika ini. Beliau mengucapkan terimakasih kepada SKK Migas yang telah bersedia membantu Instika dalam membangun perpustakaan.
Sementara itu, Kepala SKK Migas Perwakilan Jabanusa Ali Masyhar, dalam sambutannya mengungkapkan kebangaannya pada Annuqayah yang telah berjuang membangun perguruan tinggi dengan modal semangat dan ikhlas sehingga benar-benar menjadi cahaya bagi dunia. “Modal semangat, ikhlas, dan semata mengharap atau bergantung kepada Allah semacam ini yang sulit saya temui di perguruan-perguruan tinggi yang lain,” ujarnya.
SKK Migas, kata Ali Masyhar, akan berupaya agar pembangunan gedung perpustakaan ini selesai pada tahun ini, sebagaimana yang diharapkan Instika. Menariknya, Ali Masyhar mengajak rekan-rekannya untuk turut memberikan sumbangan dalam pembangunan perpus ini yang diambil dari sebagian rezeki milik pribadi masing-masing. Ajakan beramal ini mendapat sambutan baik dari seluruh rombongan SKK Migas, bahkan Wabup juga merespon baik dan akan ikut beramal guna mempercepat selesainya proses pembangunan perpus ini.
Dalam sambutannya, Wabup Achmad Fauzi menegaskan bahwa SKK Migas tidak salah apabila memberikan bantuan kepada Annuqayah, sebab Annuqayah adalah salah satu pesantren tertua di Madura dan sudah banyak menghasilkan alumni di berbagai daerah di Jawa Timur, khususnya, dan seluruh Indonesia pada umumnya yang juga telah mendirikan pesantren di daerahnya masing-masing.
Wabup juga sangat mengharapkan gedung perpustakaan ini cepat selesai dibangun. “Perpustakaan dapat menunjang manusia untuk membaca. Dengan selesainya pembangunan perpustakaan ini, semoga minat baca mahasiswa, dosen, dan masyarakat pada umumnya semakin meningkat. Dengan meningkatnya minat baca, maka sebuah bangsa akan semakin maju,” tegasnya.
Acara diakhiri dengan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Kepala SKK Migas Perwakilan Jabanusa Ali Masyhar, Pengasuh Annuqayah KH. Ahmad Basyir AS, Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi, dan Rektor Instika Drs. KH. Abbadi Ishomuddin, M.A. (Masykur Arif/LP2D)