SERAH TERIMA PESERTA KKN INSTIKA 2017 DI RUBARU

Rubaru - Instika - Prosesi Penyerahan dan Penerimaan peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Riset Partisipatif 2017 Instika di Kantor Kecamatan Rubaru berjalan dengan lancar, Rabu(19/7/2017) pagi.

Penyerahan dilakukan oleh Wakil Rektor II Instika, H. Mohammad Hosnan, M.Pd.Sedangkan pihak penerima adalah Camat Rubaru, Arif Susanto.

Acara seremonial tersebut dipimpin oleh The Master of Ceremoni (MC). Dimulai dengan pembacaaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan Makkiyatul Mukarromah. Dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Indonesia Raya dan Himne Instika yang dipandu Diana Fitasari (mahasiswi Instika) dan kawan-kawan. 

H. Mohammad Hosnan dalam sambutannya menyampaikan bahwa di kecamatan Rubaru terdapat 11 desa, namun yang ditempati KKN hanya 10 desa.

"Pesrta KKN di kecamatan Rubaru berjumlah 156 yang terdiri dari 12 posko. Tiap-tiap desa terdiri dari 1 posko, namun ada 2 desa yang ditempati 2 posko, yaitu desa Rubaru dan Basoka," ungkapnya.

Sejatinya, katanya, KKN ini merupakan studi kuliah yang bangkunya kampung dan dosen-dosennya masyarakat.

Harapan besar WR II adalah mahasiswa tidak boleh terlibat dalam kegiatan-kegiatan politik. "Sebab, pada hakikatnya mahasiswa diharapkan dapat mengabdikan diri kepada masyarakat dalam rangka menyalurkan ilmunya yang diperoleh di Perguruan Tinggi,"jelasnya.

WR II juga berharap mahasiswa dapat meninggalkan sunnatan hasanatan (tradisi-tradisi yang baik) di tengah-tengah masyarakat.

Sementara itu, Camat Rubaru, Arif Susanto, menjelaskan panjang lebar tentang keadaan desa Rubaru. Menurutnya, Desa Rubaru merupakan desa agropolitan (pertanian). 

Kepada peserta KKN, Camat Rubaru tersebut menyampaikan beberapa harapan, pertama mahasiswa diharapkanbergabung dengan PKK dalam rangka mengelola pertanian masyarakat sehingga dapat melakukan inovasi-inovasi terhadap Sumber Daya Alam (SDA) di kecamatan Rubaru. 

"Seperti potensi wisata di desa Basoka yang belum dikelola dengan baik, yaitu Air Terjun," ungkapnya.

Camat berharap mahasiswa dapat memberikan sumbangsih pemikiran untuk menjadikan wisata educatif syariah. 

Disamping itu, kecamatan Rubaru juga terdapat beberapa lembaga pendidikan. Diharapkan mahasiswa dapat membantu lembaga-lembaga tersebut. 

Sedangkan mengenai kondisi geografis, camat menyampaikan bahwa Rubaru merupakan desa yang sebagian besar terdapat di daerah pegunungan. Beberapa wilayah juga terdapat daerah-daerah yang rawan pencurian.

Selanjutnya,Camat berharap kepada peserta KKN untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang paham-paham ISIS yang saat ini mulai menyebar disekitar masyarakat Rubaru. Dikhawatirkan hal itu dapat merusak pemikiran masyarakat tentang kesejatian Islam.

Rentetan acara seremonial tersebut diakhiri dengan pembacaan doa oleh K. Syamli. Acara berakhir pada pukul 11.01 WIB. 

Kemudian dilanjutkan dengan perkenalan DPL dengan kepala desa masing-masing posko. Terakhir, seluruh rombongan KKN meluncur menuju posko masing-masing.

Oleh:Posko 30 (Tambak Sari)

Editor: Masykur Arif/LP2D