MAHFUD MD: IDEOLOGI PENCASILA PERLU TERUS DIPERTAHANKAN

Guluk-Guluk - Instika - Banyak yang mengatakan bahwa ideologi pancasila sudah tidak penting untuk negara Indonesia. Namun, tidak bagi Prof. Dr. Moh. Mahfud MD. Ditegaskannya, ideologi pancasila masih sangat relevan untuk Indonesia.

“Indonesia yang memiliki banyak suku, bahasa, dan agama tidak mungkin akan bersatu tanpa pancasila,” katanya dalam Kuliah Umum Pascasarajana Instika, Senin (9/10/2017) di Aula Mini Instika.

Menurutnya, pancasila adalah ideologi negara Indonesia yang mengikat seluruh perbedaan sehingga memiliki satu tujuan. Pancasila dibangun melalui nilai-nilai dasar kebangsaan Indonesia. Di antara nilai-nilai dasar itu, adalah: (1) bersatu dalam perbedaan, (2) pluralisme, (3) toleransi yang berkeadaban, (4) demokrasi (permusyawaratan), dan (5) nomokrasi (supremasi hukum).

Sehubungan dengan itulah, Mahfud MD tidak setuju dengan beberapa pihak yang ingin mendirikan negara Islam (khilafah) di Indonesia. Terlebih, menurutnya, sistem khilafah tidak dijelaskan dalam al-Qur’an dan Sunnah sebagai sumber primer dalam Islam.

“Islam mengatakan negara wajib ada, memang, ya. Tetapi negara macam apa tidak ada,” katanya.

Ditambahkannya, bahwa sistem khilafah memang juga ada, tetapi sistem khilafah yang dirumuskan para tokoh berbeda-beda antara yang satu dengan lainnya. Demikian juga negara yang menerapkan sistem khilafah, berbeda-beda dalam penerapannya. Perbedaan terjadi karena sistem khilafah adalah hasil ijtihad penggagasnya.

Bahkan, dalam pandangan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu, negara Indonesia juga telah menganut sistem khilafah, yakni khilafah pancasila. Indonesia terbentuk melalui kesepakatan yang suci (modusvivendi/mitsaqan ghalidza), seperti negara Madinah yang didirikan Rasulullah.

Sebagai umat Islam dan sebagai santri, katanya, kita tidak perlu ragu untuk mempertahankan NKRI. “Pesantren punya tanggung jawab mempertahankan NKRI tanpa harus merasa berdosa,” tegasnya.

Acara Kuliah Umum bersama Mahfud MD yang diadakan Pascasarjana Instika itu, dimulai sekitar 8:00 WIB dan berakhir sekitar 12:30 WIB. (Masykur Arif/LP2D)