Guluk-Guluk - INSTIKA - Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep menggelar Rapat Konsolidasi dan Penyegaran Kinerja Karyawan, Rabu (21 Maret 2018) di Aula Mini INSTIKA.
Hadir dalam rapat ini, Rektor Drs H Abbadi Ishomuddin MA, Wakil Rektor I Dr Ach Maimun M Ag, dan Wakil Rektor II H Mohammad Hosnan M Pd. Rapat yang dipandu langsung oleh Wakil Rektor II ini diawali dengan istigasah yang dipimpin Ustaz Izul Muttaqin M ThI.
Sebagai penyegaran, dalam kesempatan ini, Pimpinan mengumumkan rotasi dan promosi jabatan. “Dengan adanya mutasi ini diharapkan kinerja kita semakin baik,” kata Rektor dalam sambutannya. Rektor menghimbau, karyawan yang dirotasi diharapkan cepat beradaptasi dengan jabatan barunya.
Dalam kesempatan itu, Rektor juga menyampaikan keinginannya untuk merekrut pegawai baru yang akan menduduki jabatan staf di setiap program studi. Hal ini bisa terlaksana dengan prosedur pihak prodi mengajukan permohonan pengangkatan staf prodi ke pimpinan. “Saya harapkan ini bisa secepatnya terealisir, sehingga pelaporan data dari prodi ke operator pangkalan data menjadi lancar,” tambahnya.
Selain itu, Rektor mengharapkan masing-masing prodi bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Rektor tidak menginginkan ada prodi yang berjalan lambat sementara prodi lain berjalan dengan cepat. “Saya harapkan semua prodi berjalan dengan baik dan cepat,” tegas Rektor.
Rektor juga menyampaikan bahwa pihaknya merencanakan akan menaikkan kesejahteraan dosen dan karyawan. “Senat sudah menyetujui, tinggal menunggu keputusan Masyaikh,” ungkapnya. Selain itu, Rektor meminta kepada LPMP (Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan) untuk mendata dan memberikan penghargaan kepada karyawan yang kinerjanya sangat baik, cerdas, dan cepat.
Di akhir sambutannya, Rektor mengajak seluruh civitas akademika INSTIKA untuk lebih giat lagi dalam bekerja. Sehingga dapat menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang masih terbengkalai. Menurut Rektor, kinerja yang semakin baik dapat menjadi indikator majunya sebuah Perguruan Tinggi. Namun, semua ini tidak akan tercapai apabila tidak ada niat untuk mengabdi.
“Yang paling penting dari semua itu adalah mengabdi kepada masyarakat. Kita bekerja untuk mengabdi. Tidak perlu mengejar rangking. Karena dengan mengabdi kita akan memperoleh segala-galanya. Sekali lagi, yang penting mengabdi dan bekerja semaksimal mungkin,” pungkas Rektor.
Usai sambutan dari Rektor, kini giliran Wakil Rektor I yang memberi penyegaran. Alumni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini mengatakan sangat setuju dengan yang disampaikan Rektor. Ia menilai, bekerja di INSTIKA bukan untuk profesi tetapi untuk mengabdi. Para perintis Pondok Pesantren Annuqayah, katanya, telah memberikan teladan yang sangat bagus dalam masalah pengabdian ini.
Orang yang bekerja tanpa dilandasi rasa pengabdian, lanjutnya, akan selalu mengeluh. Padahal, menurutnya, prinsip pengabdian itu adalah bukan bagaimana memperoleh sesuatu tetapi bagaimana memberikan sesuatu. “Sekali lagi mari kita kuatkan semangat untuk pengabdian. Hal ini penting untuk menjaga semangat bekerja agar tetap stabil,” katanya.
Acara yang dimulai sekitar pukul 14:00 WIB ini berakhir sekitar pukul 16:00. Pengangkatan dan penyerahan jabatan secara simbolik kepada pejabat yang dirotasi menjadi pemungkas dari sekian acara rapat konsolidasi dan penyegaran ini.
Penulis: Masykur Arif (LP2D)