Guluk-Guluk – INSTIKA - Semangat meneliti dosen Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep sangat luar biasa. Hal ini terbukti dari banyaknya proposal penelitian dosen INSTIKA yang lolos nominasi penerima bantuan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) 2018, yaitu dari 21 proposal yang diajukan, 15 proposal lolos nominasi.
Nomine penerima bantuan tersebut terbagi 8 kluster, di antaranya:
1. Nomine penerima bantuan Penelitian Transformatif/Pengabdian Berbasis Riset (PTBR), yaitu:
Anna Zakiyah Hastriana. Judul proposal: “Bank Sampah Berbasis Syariah: Sebuah Model Penanganan Lingkungan Dalam Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa Pasongsongan.”
2. Nomine penerima bantuan Penelitian Peningkatan Kapasitas/Pembinaan PTKI (BPPKP):
3. Nomine penerima bantuan Short Course Berbasis Riset Komunitas:
Adul Halim. Judul Proposal: Urgensi Sekolah Anti Narkoba (Upaya Pendampingan dan Rehabilitasi Remaja Pecandu Narkoba di Kabupaten Sumenep).
4. Nomine penerima Bantuan Penelitian Dasar Interdisipliner PTKI (BPDI).
M. Afif Hasan dan Moh. Jazuli. Judul proposal: Wajah Islam di Madura: Kajian atas Manuskrip Berbahasa Madura tentang Akidah, Fikih, dan Tasawuf di Sumenep Jawa Timur.
5. Nomine penerima bantuan Penelitian Sosial Kritis pada PTKI (BPSK).
6. Nomine penerima bantuan Short Course Metodologi Penelitian Agama dan Budaya (BSC-MPAB).
7. Nomine penerima bantuan Short Course Metodologi Penelitian Moderasi Islam (BSC-MPMI).
Abdul Basid. Judul proposal: Pendidikan Pluralisme pada Konsep Taneyan Lanjheng Masyarakat Madura (Studi Harmonisasi Beragama Berbasis Kearifan Budaya Lokal di Kabupaten Sumenep Madura).
8. Nomine penerima bantuan Peserta Short Course Metodologi Riset Berstandar Internasional (SCMRI).
Atikatul Himmah. Judul propiosal: "Moral Values In “Bilal Bin Rabah” Movie To Build Students’ Character."
Rektor INSTIKA Drs H Abbadi Ishomuddin MA mengucapkan selamat dan menyampaikan kebanggaannya kepada dosen INSTIKA yang proposal penelitiannya masuk nominasi. “INSTIKA bangga bersama Bapak dan Ibu sekalian,” katanya.
Penulis: Masykur Arif (LP2D)