ASIKNYA SEMINAR KEGURUAN BERSAMA PENYAJI YANG PENUH CANDA TAWA

Lombang – INSTIKA -  Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Riset Partisipatif 2018 Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep Posko XXX Desa Lombang Kecamatan Batang-Batang Sumenep mengadakan Seminar Keguruan dengan tema ‘Menciptakan Guru yang Kompeten dalam Berbagai Bidang’, Ahad (29/7/2019), di Balai Desa Lombang.

Acara ini dihadiri 30 peserta dari semua guru Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Diniah di Desa Lombang. Adapun penyajinya adalah Ach. Khotib MPd I, salah satu dosen Fakultas Tarbiyah INSTIKA.

Nur Faidah, Ketua Posko, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan seminar tersebut bagian dari salah satu program kerja KKN Riset Partisipatif 2018 INSTIKA. Kegiatan tersebut diadakan karena beberapa hal, di antaranya selain untuk meningkatkan kompetensi guru juga untuk memberikan pengetahuan lebih kepada guru, terutama dalam hal metode pembelajaran.

Dalam kegiatan tersebut, yang menjadi moderator adalah Iffatul Hasanah, peserta KKN Posko XXX. Menurutnya, seorang guru itu harus mampu menguasai segala bidang serta harus mampu memberi pemahaman terhadap anak didiknya. Sebab, karakter dan pemahaman anak didik itu tergantung dari bagaimana seorang guru menyampaikan materi pelajaran.

Sementara itu, Ach. Khotib dalam pemaparannya menyampaikan, di antaranya tentang ciri-ciri guru yang baik dan bagaimana guru itu tidak hanya fokus pada materi itu saja yang setiap tahunnya berulang-ulang dipelajari. “Setidaknya, guru itu harus memberi khas tersendiri pada anak didik dengan cara memberi pelajaran yang berbeda dari tahun sebelumnya,” katanya. “Murid itu bukan robot jika rusak maka ia harus diganti dengan bahan yang sama,” tambahnya.

Kaprodi PAI ini, selain menyampaikan teori mengajar, juga bisa mencairkan suasana seminar dengan permainan yang cerdas sehinga peserta tidak merasa bosan mengikuti seminar. “Saya malah  merasa suka dan tidak merasa bosan dengan seminar ini, karena penyaji memiliki trik yang cukup menarik sehingga membuat rasa ngantuk saya hilang seketika,” ungkap Ustadz Kholik.

Halimatus Zuhriyah salah satu  peserta  seminar juga menyampaikan hal yang sama bahwa dengan kegiatan seminar ini ia memiliki pengetahuan baru, memiliki permainan baru untuk diberikan ke anak didiknya nanti. “Bisa, ya, sekali-kali saya meniru praktik yang sudah di praktikkan oleh penyaji tadi,” ucapnya sambil tersenyum.

Dia pun memparkan bahwa kegiatan seminar ini terasa lebih asik. “Saya  tadi sempat tidak merasa ada di kegiatan formal karena terlau banyak ketawa. Penyaji seperti ini yang hebat penuh dengan canda tapi mampu memberi makna dan pemahaman yang baik pada peserta,” tambahnya.

Penulis: Nur Jannah (Mahasiswa Prodi Hukum Ekonomi Syariah peserta KKN Posko XXX Desa Lombang)

Editor: Masykur Arif (LP2D)