GAPURA – INSTIKA – Untuk meningkatkan dan mengembangkan suatu lembaga, perlu kiranya mengadakan tukar pengalaman atau studi banding dengan lembaga lain yang dipandang setara atau bahkan lebih maju. Hal semacam inilah yang dilakukan Bank Mini Syariah INSTIKA (BMSI) Guluk-Guluk Sumenep.
BMSI mengadakan Studi Banding ke BMT NU (Baitul Mal wat Tamwil Nuansa Ummah) Pusat Sumenep yang beralamat di Desa Gapura Tengah, Gapura, Sumenep, pada Jum’at (27/07/2018) pagi. Dari pihak BMSI terdiri dari bagian Manajemen dan Karyawan BMSI. “Mengenai teknis acaranya masing-masing jenjang atau bidang manajemen BMSI dan BMT NU, baik itu kepala, kasir, teller, dan marketing langsung saling sharing satu sama lain, yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi. Sedangkan dari pihak narasumber dikomandani langsung oleh Bapak Imam Asy’ari selaku Direksi BMT NU Pusat yang sekaligus menjabat sebagai Kepala Cabang BMT NU Gapura. Selain itu juga ada 3 orang yang mewakili BMT NU di bidang kasir, teller, dan marketing,” ucap Direktur Pusat Studi Kewirausahaan (PUSAKA) INSTIKA H M Tajus Subqi SE MM.
Selain itu, acara studi banding ini diisi dengan pemaparan Kepala Cabang BMT NU Gapura tentang Sejarah berdirinya BMT NU; Legalitas formal pendirian BMT NU; Manajemen secara umum BMT NU, tentang keuangan, operasional, pemasaran, dan sumber daya manusia. “Terkahir, beliau menjelaskan tentang Komitmen dan aspek pengembangan,” tambah H Tajus.
Ia menambahkan, tujuan dilaksanakannya studi banding ini, selain bersilaturrahim juga untuk meningkatkan profesionalitas BMSI yang berbadan Hukum Koperasi berpola Syari’ah. “Kami mengaharap agar BMSI bisa berekspansi keluar dan berbadan Hukum Koperasi,” jelasnya.
Penulis: Saiful Fawait (Mahasiswa Prodi Tasawuf & Psikoterapi Fakultas Ushuluddin INSTIKA)
Editor: Masykur Arif (LP2D)