ROKAT DESA, KKN POSKO XXVIII IKUT SERTA

BATANG-BATANG INSTIKA - Rokat Desa (Selamatan Desa) merupakan tradisi yang dilakukan setiap tahun oleh masyarakat Desa Bilangan Kecamatan Batang-Batang. Tradisi ini dihadiri oleh para aparat desa dan warga masyarakat Desa Bilangan Batang-batang. Acara ini dikemas dengan tahlilan, shalawatan, dan doa bersama. Pada Sabtu pagi (28/07/2018), peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Riset Partisipatif  Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep ikut serta dalam acara Rokat Desa tersebut.

Acara Rokat Desa tersebut dimulai pada pukul 08:00 WIB. Yang kemudian diisi dengan makan bersama dan pelepasan miniatur perahu yang terbuat dari pohon pisang. Miniatur  Perahu tersebut  diisi dengan 21 kue dengan rasa yang berbeda, selain miniatur perahu ada juga tumpeng dengan 7 warna, dhamar kambhang, dan air bunga.

Acara ini sedikit berbeda dengan Rokat Desa di wilayah-wilayah lainnya karena ditambah dengan memainkan saronen dan mengarak beberapa kuda yang ditumpangi sebagian anak-anak desa Bilangan Batang-batang. Hal ini dimaksudkan sebagai hiburan untuk anak-anak yang hadir di acara Rokat Desa. Kuda yang ditumpangi anak-anak tersebut diarak ke timur sampai perbatasan desa Lombang dan desa Bilangan. Selanjutnya diarak ke barat hingga perbatasan desa Dapenda dan desa Bilangan.

“Acara Rokat Desa ini diadakan untuk menolak bencana atau penyakit,” ucap Sunahra selaku Kaur Umum desa Bilangan Batang-Batang. 

Penulis : Mutammimah (Mahasiswi Jurusan PAI Peserta KKN Posko XXVIII Desa Bilangan, Kecamatan Batang-Batang)

Editor: Masykur Arif (LP2D)