Guluk-Guluk - INSTIKA - Pelepasan peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Integratif 2023 Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep dihadiri pengasuh pondok pesantren Annuqayah, Drs. KH. Syafii Anshori, Selasa (22/08/2023), di halaman rektorat INSTIKA.
Kehadiran pengasuh itu untuk memberikan pesan-pesan kepada peserta KKN putri yang akan diberangkatkan ke lokasi KKN. Jumlah peserta KKN putri tahun ini sebanyak 334 orang. Mereka dibagi menjadi 32 kelompok yang disebar di beberapa kecamatan di dua kabupaten. Pertama di kabupaten Pamekasan terdapat di dua kecamatan, yakni Larangan dan Kadur. Kedua di Sumenep terdapat di tiga kecamatan, yaitu Pragaan, Guluk-Guluk, dan Lenteng.
Di hadapan peserta KKN putri, Kiai Syafii menyampaikan beberapa pesan, di antaranya: pertama, peserta KKN hendaknya menjaga akhlakul karimah di lokasi KKN. Rasulullah, kata Kiai Syafii, diutus untuk perbaikan akhlak. "Maka akhlakul karimah harus dikedepankan ketika menemui para tokoh masyarakat dan ketika berjumpa seluruh anggota masyarakat," terangnya.
Kedua, selain dalam rangka KKN, peserta KKN hendaknya juga menyadari bahwa dirinya datang ke tengah-tengah masyarakat dalam rangka berdakwah. Sebab, peserta KKN ini berasal dari perguruan tinggi pesantren. Kendati demikian, Kiai Syafii mengingatkan, jangan sampai dinilai menggurui masyarakat. "Usahakan jangan sampai masyarakat tersinggung dengan perkataan dan tingkah laku yang Anda kerjakan," jelasnya.
Ketiga, peserta KKN diminta untuk juga meninggalkan kesan yang sangat baik kepada masyarakat, dengan cara bersikap sopan, lemah lembut, bisa diajak musyawarah, dan membangun hubungan yang dekat dan akrab dengan masyarakat.
Kiai Syafii juga berpesan dalam melakukan observasi hendaknya peserta KKN melakukannya dengan hati-hati. Observasi yang hati-hati dan cermat akan menghasilkan data yang valid, sehingga program kerjanya tepat sasaran. "Apalagi hal yang Anda kerjakan dapat dilanjutkan oleh masyarakat, itu merupakan amal jariah bagi Anda," pungkas Kiai Syafii.
Penulis: Masykur Arif (LP2D)