Guluk-Guluk - INSTIKA - Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep melaksanakan Kongres XXI di Aula Kiai Abdul Basith AS, Senin (27/11/2023).
Peserta Kongres terdiri dari mahasiswa yang mendapatkan undangan dari panitia penyelenggara dan ada perwakilan dari berbagai pengurus BEM, meliputi HMP, Dema Fakultas, DEMA Institut dan SEMA Institut. Juga ada sebagian mahasiswa yang ikut serta dalam acara KONGRES tersebut.
“Kongres ini sebagai awal dari periode yang selanjutnya dan akhir dari periode yang sebelumnya. Jadi saya harap agar periode yang selanjutnya bisa mempertahankan apa yang telah diperoleh oleh pengurus yang kemaren dan dapat menyempurnakan perihal kekurangan dari kepengurusan kemaren," kata Ulil Abshar selaku ketua panitia penyelenggara Kongres XXI.
Di samping itu, sambutan hangat juga diberikan oleh pihak kemahasiswaan INSTIKA, Ahmad Sanusi, S.Pd. Ia menyatakan, menjadi seorang presiden mahasiswa itu bukan ia yang hanya bangga memakai almamater kebanggaan dan merasa puas dengan jabatan. Tetapi seorang Presma itu adalah publik figur, ia adalah cermin bagi setiap bawahannya.
"Ada banyak beban dan tanggungjawab yang ia emban, baik tanggujawab pribadi maupun dalam organisasi," kata Ahmad Sanusi.
Setelah pembukaan, kegiatan tersebut berlajut ke sesi Sidang Pleno. Pada sidang pleno 2 semua tatanan kepengurusan di berbagai bidang diminta untuk membacakan laporan pertanggungjawaban (LPJ) selama satu periode. Dan LPJ tersebut bisa dianggap sah dengan syarat diterima oleh peserta sidang.
Sidang pleno berlangsung dengan tertib dan damai. Akhir dari sidang pleno adalah lepas jabatan kepengurusan periode 2023.
Masa jabatan Presma INSTIKA, Ainol Yaqin dan anggota Dema-I sudah berakhir. Terdapat beberapa program yang sukses diwujudkan oleh kepengurusan BEM tersebut, yakni membentuk UKM Paduan suara Mahasiswa Putra, UKM Olahraga dan menyelenggarakan Festival Cinta Buku Nasional XII.
"Anggota KBM telah menyelesaikan semua tugas dengan baik hingga PSM Putra dapat ditampilkan di wisuda putra untuk yang perdana," kata Ainol Yaqin.
Diharapkannya, kepengurusan selanjutnya semakin baik, setidaknya bisa mempertahankan program yang sudah dilaksanakan oleh kepengurusan sebelumnya.
Penulis: Ainol Yaqin (Presma INSTIKA)
Editor: Masykur Arif