UA Gelar Kuliah Tamu Bersama Dosen University of Edinburgh Skotlandia, Bahas Studi Islam di Era Post-Truth

Sumenep, UA Media— Universitas Annuqayah (UA) Guluk-Guluk, Sumenep, Madura, menggelar kuliah tamu bertema “Studi Islam: Signifikansi dan Orientasinya dalam Kehidupan Global di Era Post-Truth”  yang dipusatkan di Aula KH. Abdul Basith AS., Universitas Annuqayah, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Siti Sarah Muwahidah, M.A., Ph.D, Dosen University of Edinburgh, Skotlandia, sebagai narasumber. Dalam kegiatan ini, Universitas Annuqayah mengangkat isu penting mengenai posisi dan peran studi Islam dalam menghadapi dinamika kehidupan global, khususnya di tengah era post-truth.

Rektor Universitas Annuqayah, Dr. KH. Muhammad Hosnan, M.Pd mengenalkan visi Universitas Annuqayah sebagai kampus yang berlandaskan terhadap prinsip Tatakrama  dalam mengembangkan pendidikan dan keilmuan. Prinsip tersebut meliputi empat nilai utama, yakni Taqwa, Tafaquh, Khidmah, dan Rahmatan lil Alamin.

“Nilai Taqwa menjadi landasan spiritual dan moral dalam menuntut serta mengamalkan ilmu. Sementara itu, Tafaquh menekankan pentingnya pendalaman ilmu pengetahuan dan pemahaman agama secara komprehensif. Adapun Khidmah mengarahkan ilmu agar diwujudkan dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Nilai Rahmatan lil Alamin menjadi orientasi agar ilmu dan keberagamaan menghadirkan manfaat, kedamaian, serta kemaslahatan bagi seluruh alam,” katanya.

Dalam menyampaiannya, Siti Sarah Muwahidah, Dosen University of Edinburgh, Skotlandia, memperkaya perspektif akademik sivitas akademika Universitas Annuqayah mengenai perkembangan studi Islam dalam konteks global. Forum ini sekaligus menjadi kesempatan untuk mempertemukan khazanah keilmuan Islam dengan tantangan sosial, budaya, dan intelektual yang terus berkembang.

“Tema post-truth juga menjadi pengingat akan pentingnya sikap kritis dalam menerima informasi, keterbukaan terhadap dialog, serta tanggung jawab moral dalam menyampaikan pengetahuan. Dalam konteks ini, studi Islam diharapkan mampu berkontribusi terhadap pembentukan masyarakat yang menjunjung tinggi kebenaran, etika, dan nilai-nilai kemanusiaan,” pungkasnya.