Di Pelantikan Rektor IST Annuqayah, KH Hanif Hasan: Dua Tujuan Belajar Ilmu Sains

Guluk-guluk, IST Annuqayah

Yayasan Pondok Pesantren Annuqayah Guluk guluk Sumenep resmi melantik Dr. KH. Muhammad Husnan, S.Ag, M.Pd sebagai Rektor di Institut Sains dan Teknologi Annuqayah masa pengabdian 2022-2026. Prosesi pelantikan ini dipusatkan di Aula As-Syarqawi PP. Annuqayah, Sabtu (16/7/2022).

Kiai Muhammad Husnan dilantik langsung oleh Kiai Abbadi Ishomuddin selaku Ketua Yayasan Pondok Pesantren Annuqayah disaksikan oleh Masyaikh Pondok Pesantren Annuqayah, Civitas Akademika IST Annuqayah dan Instika, Kepala Satuan Pendidikan Pesantren Annuqayah, serta para ibu Nyai Pondok Pesantren Annuqayah.

Alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta ini mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada senat IST Annuqayah, pengurus Pondok Pesantren Annuqayah, khususnya Dewan Pengasuh dan Dewan Masyaikh PP. Annuqayah yang telah membebankan amanah di dalam mengelola IST Annuqayah ke depan.

“Kepercayaan ini sangat berat. Kami mohon doa dari seluruh dewan masyaikh dan pengasuh. Mudah-mudahan kami kuat mengemban amanah ini. Kepada seluruh karyawan yang sudah meminimalisir beban dengan bekerja dan bersinergi sebagaimana yang diharapkan oleh dewan Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah,” kata Ketua Pimpinan Cabang (PC) ISNU Kabupaten Sumenep ini.

Kiai Abbadi Ishomuddin, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Annuqayah mengatakan bahwa dirinya telah membentuk Pengurus Yayasan Pondok Pesantren Annuqayah yang fokus dalam bidang Pendidikan Tinggi dan Litbang. Hal ini dilakukan agar kualitas mutu pendidikan di Pesantren bisa dicapai dengan baik.

“Menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk melakukan penelitian dan kajian bagaimana proses pembelajaran di satuan Pendidikan di Pondok Pesantren Annuqayah, membuat satu kurikulum. Bahkan kalau bisa nanti Kurikulum Annuqayah,” kata Mantan Rektor Instika sambil memperkenalkan nama nama pengurus Yayasan Annuqayah.

Lebih lanjut, ia menyarankan agar mereka yang dipercaya sebagai pemimpin sesuai dengan   bidang masing masing  harus memiliki inisiatif untuk terus mengembangkan Pondok Pesantren Annuqayah sehingga  lembaga ini akan menjadi hidup.

Sementara itu, Kiai Hanif Hasan, mewakili Tausiyah Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah menegaskan bahwa tidak ada dikotomi ilmu dalam pendidikan Islam. Tetapi semua ilmu berasal dari Allah. Lebih lanjut, Ia menambahkan tujuan belajar Sains di antaranya: pertama, untuk meninggikan agama Allah. Karena hari ini agama Islam di dunia berada dalam  stigma yang  jelek. Sementara, orang yang mempunyai kekuasaan adalah orang yang memiliki pengetahuan sains. Kedua, untuk menghidupkan agama dan membela serta mempertahankan agama.

Menurut pandangannya, ulama yang takut kepada Allah adalah mereka yang mengetahui terhadap kebesaran Tuhan.

“Kajilah alam semesta. Semakin mendalami alam semesta maka semakin bersujud kepada Allah. Yang disebut ulama yang takut kepada Allah itu adalah kekaguman. Ulama yang mengetahui tentang kemahabesaran Allah,” kata Pendiri Sekolah Menengah Atas (SMA) Annuqayah tersebut. (Warits/Humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X