Sumenep, UA Media – Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) Universitas Annuqayah menggelar Seminar Literasi Keuangan dengan tema “Cerdas Mengelola Keuangan, Menuju Financial Freedom”.
Kegiatan yang bekerja sama dengan Bank BTN diselenggarakan di Aula KH Abdul Basith As, kampus setempat, Rabu (20/8/2025).
Kegiatan berlangsung meriah karena dihadiri ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Annuqayah.

Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, Dr. Ahmad Majdi Tsabit, S.EI., MM., dalam sambutannya menegaskan pentingnya mahasiswa memahami literasi keuangan sejak dini.
“Literasi keuangan bukan hanya soal hitung-menghitung uang. Ini adalah kemampuan hidup yang akan menentukan masa depan kita. Saya bangga mahasiswa Annuqayah menunjukkan antusiasme luar biasa terhadap kegiatan ini,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Annuqayah, Dr. KH. Mohammad Hosnan, M.Pd, mengapresiasi kreativitas FSEI dalam menghadirkan acara dengan kualitas berbeda.
“Kampus ini lahir dari pesantren, tapi kita juga harus mampu merespons tantangan global. Seminar ini bukti bahwa Universitas Annuqayah tidak ketinggalan zaman dan siap melahirkan generasi yang melek finansial,” tegasnya.
Kiai Hosnan menambahkan dengan kemasan yang elegan, kolaborasi dengan industri perbankan, serta antusiasme mahasiswa yang luar biasa, seminar ini dinilai berhasil menghadirkan warna baru di Universitas Annuqayah.
“Ini awal dari tradisi akademik yang lebih terbuka, kreatif, dan dekat dengan dunia industri,” katanya.
Dua narasumber hadir dari BTN Bangkalan, yakni M. Rusly, Branch Manager) dan Galang Nasution, Deputy Business Manager.
M. Rusly dalam pemaparannya menekankan pentingnya membangun disiplin finansial sejak menjadi mahasiswa.
“Financial freedom bukan mimpi kosong. Semua orang bisa mencapainya asalkan berani mengelola keuangan dengan benar sejak dini,” kata Rusly.
Sementara Galang Nasution mengingatkan agar mahasiswa bijak menggunakan teknologi finansial.
“Era digital membuka peluang besar, tapi juga jebakan konsumtif. Literasi keuangan adalah kuncinya agar kita tidak menjadi korban teknologi,” tegasnya.
Ketua panitia kegiatan, Abdul Hafidz Ulil Abshar mengaku kaget dengan lonjakan peserta. Meski panitia hanya menyediakan 100 kursi untuk peserta yang hadir.
“Seminar ini menghadirkan kuis berhadiah uang tunai dan pembagian souvenir eksklusif dari BTN semakin memicu antusiasme peserta,” ungkapnya.
Diketahui, dalam kegiatan ini pihak Bank BTN turut menyerahkan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) secara simbolis kepada Universitas Annuqayah, sebagai bentuk dukungan konkret terhadap pengembangan pendidikan tinggi.