Hadiri Coaching dan Pendampingan PTKI Se-Madura, Warek II Universitas Annuqayah: Kami Harap Perhatian Khusus Pemerintah

Sumenep, UA– Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Provinsi Jawa Timur menggelar Coaching dan Pendampingan PTKI dan Ma’had Aly Se-Madura di Pondok Pesantren Al-Hamidy, Banyuanyar, Pamekasan, Jumat 23 Mei 2025

Kegiatan yang dilaksanakan oleh LPPD ini  untuk melakukan pendampingan dan klinik pengembangan Perguruan Tinggi dan Ma’had Aly se Wilayah Madura yang diikuti oleh 4 kabupaten di Madura dengan 33 Kampus PTKI, 4 Ma’had Aly dan 4 Pondok Pesantren.

Tujuan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pesantren dan memperluas akses Pendidikan Tinggi berbasis pesantren terhadap program Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Dalam sambutannya, ketua LPPD Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Abd. Halim Soebahar, M.A. menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) Pesantren yang berkualitas serta memberikan Beasiswa kepada Kampus PTKI dan Ma’had Aly yang ada di Madura.

Hal itu juga disampaikan oleh Sekretaris Kopertais Wilayah IV Surabaya, Dr. KH. Hasan Ubaidillah, M.Si, bahwa pemerintah Daerah Provinsi Jawa Timur memberikan perhatian khusus kepada Kampus PTKI dan Ma’had Aly di Madura untuk mengakses program yang telah disiapkan oleh Pemerintah.

Wakil Rektor II Universitas Annuqayah, Drs. KH. Abdul Halim, M.Pd., juga menyampaikan di sela-sela kegiatan bersama Sekretaris Kopertais Wilayah IV, Kampus PTKI yang ada di Madura berharap ada perhatian khusus baik dari LPPD maupun Kopertais, terlebih pemerintah Provinsi Jawa Timur, untuk memberikan kemudahan dalam proses Akreditasi.

“Baik dari segi biaya yang dibebankan sepenuhnya kepada kampus, guna memudahkan untuk mengakses bantuan Beasiswa dan program yang lain,” katanya.

Dalam Rondown kegiatan tersebut, hadir juga Gubernur Jawa Timur Dr. (H.C) Dra. Hj. Khofifah Indar parawansah , M.Si. Khofifah memberikan arahan kepada seluruh undangan, bahwa pemerintah Provinsi Jawa Timur telah melaksanakan 6000 Beasiswa kepada masyarakat Jawa Timur, baik di dalam maupun Luar Negeri.

Ia juga meminta kepada pimpinan kampus untuk melakukan percepatan akreditasi agar Program tersebut cepat terealisasi secara menyeluruh di Wilayah Madura.

X