Sumenep, UA- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Annuqayah 2024 Sukses Galakkan Pembersihan Sungai di sungai Nung Cangkalek bersama Pemdes Rubaru, Dinas Lingkungan Hidup, Forkopimcam Rubaru, dan Komunitas Sahabat Alam.
Kegiatan ini digelar bertujuan untuk menjaga ekosistem lingkungan dan mengatasi masalah sampah agar sungai terjaga dan bisa digunakan kembali. Selain itu, program ini bertujuan agar masyarakat sadar sehingga tidak membuang sampah lagi ke sungai.
Barratun Naqiyah, DPL KKN Universitas Annuqayah Posko 19 mengatakan bahwa pembersihan sungai ini dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama pada tanggal 06 September 2024 dengan kegiatan membersihkan sampah di tengah sungai dan meletakkannya di pinggir sungai.
Tahap ke II dilakukan kegiatan pengangkutan sampah dari pinggir sungai dengan menggunakan kantong jerami dan angkut deang mobil pick up yang dibawa oleh Dinas Lingkungan Hidup Sumenep ke TPA.
Setelah pembersihan sungai dilanjut pada pemasangan plang, ada dua plang yang dipasang, yaitu plang yang bertuliskan himbauan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai dan plang yang kedua bertuliskan undang-undang tentang larangan membuang sampah ke sungai, apabila melanggar maka akan dikenakan sanksi berupa denda dan penjara.
Syaiful, Aparatur Desa Rubaru mengatakan menjaga kebersihan itu sangat penting, terutama di lingkungan sekitar karena hal tersebut bagian dari pola hidup sehat.
“Kami Pemdes Rubaru berharap masyarakat sadar akan pentingnya hidup bersih dan sehat dengan menjaga lingkungan seperti membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah yang bisa dibakar dan sampah mana yang dikubur atau ditimbun. Karena kalau bukan kita yang merawat dan menjaga lingkungan sekitar siapa lagi?” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini KKN Universitas Annuqayah ini diharapkan mampu menyadarkan masyarakat untuk menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah dalam bentuk apapun ke sungai.
Bapak Tabrani, S.Tp, Camat Rubaru berharap kegiatan ini bisa berdampak sehingga perlahan demi perlahan bisa menyadarkan masyarakat.
“Kami dari pihak kecamatan sangat mendukung dan mengapresiasi sekali kegiatan ini seperti pembersihan sungai di daerah lain yang dulunya penuh dengan sampah sekarang bisa digunakan untuk mandi. Diharap kegiatan ini juga menghasilkan dampak yang seperti itu,” pungkasnya.