Guluk-Guluk, UA_ Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Putri Universitas Annuqayah menggelar Pemilu Raya Mahasiswa (Pemira) pemilihan calon Ketua dan Wakil Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) periode 2024-2025 di halaman Kampus putri Universitas Annuqayah Sabtu (10/08/2024).
Diketahui, Pemilu Raya (PEMIRA) merupakan serangkaian kegiatan pada Kongres Luar Biasa (KLB) Ke-1 Universitas Annuqayah. Terdapat 2 partai yang lolos seleksi yakni Partai Goldem (Gerakan Optimisme Anti Radikal yang Demokratis) dan Partai PAM (Partai Aksi Mahasiswa).
Pasangan calon Ketua-Wakil DPM yang diusung oleh Partai Goldem adalah Grace Naili el-Hasanah dengan wakilnya Mibrotin. Ketua-Wakil BEM adalah Muawwanah dengan wakilnya Rofika. Sedangkan di Partai PAM pasangan calon Ketua- Wakil DPM adalah Jamila dengan wakilnya Faizatus Zahraini, Ketua-Wakil BEM Fitriani-Khalifatus Sa`adah.
Pasangan calon (Paslon) Ketua-Wakil DPM-BEM yang mendaftar ke panitia penyelenggara merupakan paslon yang diusung oleh partainya masing-masing. Paslon yang mendaftar merupakan mahasiswa dari Universitas Annuqayah dan Instika. Hal ini terjadi karena adanya penyatuan instansi perguruan tinggi menjadi Universitas Annuqayah pada 2023 lalu.

Nila Alfiyatul Laila, Ketua SEMA-I Instika 2023-2024 mengaku sempat merasa pesimis dengan acara PEMIRA tahun ini. Sebab, minimnya mahasiswa yang hadir atau ikut berpartisipasi dalam acara KLB, mulai dari MUBES, Sidang Pleno, sampai Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ).
“Jadi sebenarnya kami (panitia) sempat pesimis dengan acara ini karena minimnya mahasiswa yang hadir di rangkaian acara KLB sebelumnnya. Apalagi kegiatan ini diselenggarakan pada saat libur semester,” katanya.
Namun, dalam pelaksanaan PEMIRA kali ini banyak mahasiswa Universitas Annuqayah yang menghadiri Tempat Pemilihan Suara (TPS) dan memberikan hak suara terhadap Paslon yang lolos. Hal ini terjadi karena kerjasama antara panitia dan pimpinan Universitas Annuqayah, yaitu dilakukannya pengabsenan di setiap masing-masing prodi.
Adapun mahasiswa yang menyuarakan hak pilihnya sejumlah 687 orang. Partai yang memperoleh suara terbanyak dalam ajang kontestasi PEMIRA 2024 yaitu Partai GOLDEM yang memiki suara terbanyak, yaitu 472, dan partai PAM memiliki suara 143 dan ada 72 suara dinyatakan tidak sah.
Arini Najaya, Koordinator Tim KPU menyampaikan, Pemilu Raya Mahasiswa di Universitas Annuqayah dilaksanakan dengan jujur dan adil, dan demokratis sebab Pemira merupakan salah satu langkah menuju Universitas yang berlandaskan terhadap 3 nilai tersebut.
“Dari mahasiswa, kepada mahasiswa, dan untuk mahasiswa,” pungkasnya.