KKN UA Desa Banuaju Timur Gelar Penyuluhan Inovasi Diversifikasi Gula Siwalan

Banuaju Timur, UA Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Annuqayah Sumenep sukses menyelenggarakan kegiatan penyuluhan inovasi diversifikasi gula siwalan sekaligus pelatihan pembuatan gula siwalan cair di Balai Desa Banuaju Timur, Batang-Batang, pada Jumat (5/9/2025).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dosen dari Universitas Annuqayah  Mohammad Nurul Hidayatullah, M.Si selaku dosen prodi Teknologi Hasil Pertanian praktisi olahan pangan lokal yang memaparkan peluang pengembangan produk gula siwalan agar memiliki nilai tambah dan daya saing di pasaran.

Dalam sesi penyuluhan, peserta dikenalkan pada pentingnya diversifikasi produk turunan siwalan, termasuk teknik inovatif pembuatan gula cair yang lebih praktis dan bernilai jual tinggi.

“Selama ini gula siwalan dikenal dalam bentuk cetakan padat. Dengan inovasi berupa gula siwalan cair, produk ini lebih mudah digunakan untuk kebutuhan rumah tangga maupun industri makanan dan minuman. Selain itu, potensi pemasarannya bisa lebih luas,” ungkap narasumber di hadapan peserta.

Acara diikuti oleh puluhan warga Desa Banuaju Timur yang sebagian besar merupakan pengrajin dan petani siwalan. Mereka tampak antusias mengikuti setiap tahapan praktik, mulai dari pengolahan nira siwalan, teknik pemanasan, hingga proses pengemasan gula cair agar tahan lama dan higienis.

Penanggung jawab kegiatan, salah satu mahasiswa KKN Universitas Annuqayah, menyampaikan bahwa program ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

“Inovasi pengolahan gula siwalan cair ini diharapkan bisa membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, sehingga meningkatkan kesejahteraan desa,” ujarnya.

Kepala Desa Banuaju Timur turut mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN Universitas Annuqayah. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan kebutuhan desa untuk meningkatkan produktivitas hasil alam dan memanfaatkan potensi lokal secara optimal. Ia berharap, pelatihan serupa dapat terus berlanjut dengan pendampingan yang berkesinambungan.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif mengenai strategi pemasaran gula siwalan cair, mulai dari penggunaan media sosial, peluang kerja sama dengan UMKM, hingga kemungkinan menjangkau pasar luar daerah. Melalui penyuluhan dan pelatihan ini, diharapkan gula siwalan Banuaju Timur dapat menjadi produk unggulan desa yang bernilai ekonomis tinggi dan membanggakan masyarakat setempat.

X