LPPM Monev Dosen Penerima Hibah Penelitian dan Pengabdian Kemdiktisaintek 2025

Sumenep, UA- Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Annuqayah melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap dosen yang menerima hibah penelitian dan pengabdian dari Kemdiktisaintek 2025 Jumat, 29 September 2025, via Zoom Meeting.

Dosen yang menerima hibah penelitian dan pengabdian yang dimonev sejumlah 7 Penelitian Dosen Pemula dan 2 Pengabdian Kepada Masyrakat untuk batch 1. LPPM Universitas Annuqayah mendatangkan reviewer yaitu Dr. Iswahyudi, S.TP., M.Si.

Wakil Rektor I Universitas Annuqayah, Dr. KH Ach. Maimun, M.Ag menyampaikan dalam sambutannya penelitian ini tujuannya bukan untuk luaran jurnal scopus. Tapi luaran jurnal scopus atau jurnal terakreditasi nasional adalah standart utama luarannya.

“Tujuan penelitian ini adalah kebermanfaatannya benar-benar dirasakan masyarakat dan berdampak pada ekonomi serta lingkungan disekitar kita,” katanya.

Sebagai reviewer, Dr. Iswahyudi, S.TP., M.Si memuji beberapa penelitian dan pengabdian dosen Universitas Annuqayah. Menurutnya, banyak penelitian dosen Universitas Annuqayah memiliki potensi tinggi untuk  dilanjutkan hingga memiliki paten, dan data hasil penelitiannya memiliki potensi jurnal Terindeks scopus.

“Hanya tinggal bagaimana peneliti mau atau tidaknya menulis dan mengirimkan ke penerbit-penerbit ternama sperti elsevier, springer dan lain lain,” katanya.

Kepala LPPM Universitas Annuqayah, Dr. Paisun, M.Pd melaporkan jika setiap tahun dosen yang lolos hibah kemdiktisaintek semakin meningkat. Tahun sebelumnya hanya 8 judul  dari  skema PDP dan PkM, tahun ini meningkat dengan 7 judul skema Penelitian Dosen Pemula, 1 judul Pengabdian Pemula, 2 judul Pengabdian Kemitraan.

“Dan tahun ini pertama kalinya Universitas Annuqayah mendapatkan skema pengabdian yang lebih tinggi yaitu, skema pengabdian masyarakat oleh mahasiswa dalam bentuk KKN. Dengan total 11 dosen penerima hibah. Semoga, tahun-tahun berikutnya semakin meningkat dosen yang lolos hibah ini,” pungkasnya.

X