Mahasiswi Biologi Universitas Annuqayah Observasi Budidaya Tanaman Anggrek dan Wisata Berbasis Konservasi di Batu Malang

Sumenep, UA– Sejumlah mahasiswi Program Studi Biologi Universitas Annuqayah melaksanakan kunjungan industri ke DD Orchid Nursery, salah satu home industry budidaya anggrek terbesar di Kota Batu, Malang dan Wisata Alam Coban Talun, Selasa, 24 Desember 2024.

Tujuan  kegiatan ini memberikan pemahaman kepada mahasiswa berbagai jenis-jenis anggrek yang dibudidayakan di DD Orchid Nursery, teknik-teknik perawatan meliputi; penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama, pembiakan anggrek meliputi; proses persilangan dan perbanyakan anggrek, termasuk teknik seleksi dan penanganan bibit, teknik pembibitan anggrek seperti pemilihan media tanam yang tepat, proses pertumbuhan anggrek meliputi; aklimatisasi hingga menjadi anggrek dewasa, hasil produksi anggrek yang sudah disilangkan (hybrid), serta tantangan yang dihadapi dalam budidaya anggrek.

“Mahasiswa juga mendapatkan kesempatan untuk mengamati langsung proses perawatan tanaman, seperti pemupukan, penyiraman, dan pengendalian hama serta penyakit pada tanaman anggrek, dan berbagai jenis anggrek yang terdapat di DD Orchid Nursery, serta bisa bertanya secara langsung kepada praktisi di lapangan mengenai manajemen operasional yang diterapkan di DD Orchid Nursery,” kata dosen pendamping, Akhmad Ferdiansyah, M.Pd.

Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi dan pembagian materi terkait budidaya anggrek. Setelah dilaksanakan kegiatan studi lapang di DD Orchid Nursery, kegiatan dilanjutkan dengan Field Trip ke Wisata Alam Coban Talun, Batu.

Foto bersama mahasiswi Biologi Universitas Annuqayah dengan pengelola budidaya Anggrek di Batu Malang.

Wisata Alam Coban Talun, merupakan sebuah wisata alam yang terkenal dengan keindahan air terjunnya dan suasana alam yang sejuk. Di Coban Talun, mahasiswa diajak untuk mempelajari konsep pengelolaan wisata alam yang berbasis pada keberlanjutan dan konservasi.

Tidak hanya sampai disitu, mahasiswa juga mengunjungi air terjun Coban Talun, mengunjungi Taman Labirin Coban Talun, mengamati flora dan fauna yang terdapat di Coban Talun, serta melakukan diskusi dan refleksi tentang konservasi alam di Coban Talun. Selain itu, mahasiswa juga diberikan informasi mengenai pemanfaatan potensi alam untuk pengembangan pariwisata yang ramah lingkungan.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari matakuliah Ekowisata dan Ekologi Pertanian yang diampuh oleh Bapak Akhmad Ferdiansyah, M.Pd. dan Bapak Bayuda Luqman Al-Farisi, M.Pd.

“Mahasiswa diharapkan dapat mengintegrasikan pengetahuan tentang budidaya tanaman hias dengan konsep pengelolaan wisata alam. Mahasiswa diharapkan dapat memahami teknik budidaya anggrek yang efektif, mengenal jenis-jenis anggrek yang memiliki potensial untuk dibudidayakan, memahami proses perawatan sera pengendalian hama dan penyakit pada anggek, mengetahui hama dan penyakit apa saja yang dapat menyerang tanaman anggrek, menganalisis faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan budidaya anggrek,” kata Pak Ferdi.

Sementara dalam Field Trip yang dilaksanakan di Coban Talun, diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai pengelolaan wisata alam yang berkelanjutan.

X